Warga Lakardowo Nilai Khofifah Tak Aspiratif

Warga Lakardowo Nilai Khofifah Tak Aspiratif

Diamnya Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur dan Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur menyikapi konflik sosial di Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto disesalkan warga. Penyesalan ini disampaikan Muhammad Yasin Tokoh Dusun Kedung Palang, Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Menurut Yasin, harusnya Khofifah atau Emil turun ke Desa Lakardowo untuk melihat langsung konflik sosial yang terjadi antar warga akibat dari persoalan lingkungan yang terjadi di Lakardowo. Tokoh warga di Desa Lakardowo ini mengatakan, awal mula konflik di Lakardowo terjadi, waktu dirinya menemukan adanya puluhan belut yang mati…

Baca Lengkap

Warga Lakardowo Desak Khofifah Turun Desa

Warga Lakardowo Desak Khofifah Turun Desa

Warga Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto berharap Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur turun ke desa mereka. Desakan ini disampaikan warga, karena konflik sosial kemasyarakatan yang terjadi di Desa Lakardowo, semakin membuat warga tidak nyaman berkehidupan sosial. Muhammad Yasin satu diantara warga Desa Lakardowo mengatakan, pemicu dari konflik sosial yang terjadi di desanya, berawal dari kasus dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan PT. Putra Restu Ibu Abadi (PRIA), sebuah perusahaan pengangkut, pengolah dan pemanfaat limbah bahan berbahaya beracun (B3), yang sudah beroperasi mulai 2010 lalu. Menurut Yasin, di awal perusahaan…

Baca Lengkap

KJPL Desak Gubernur Tuntaskan Konflik Lakardowo

Nugie Ingin Zero Waste

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur didesak untuk segera tuntaskan konflik sosial masyarakat yang berawal dari konflik lingkungan hidup, di Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia. Desakan ini disampaikan Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan | KJPL INDONESIA sesudah memantau hampir 4 tahun konflik kasus lingkungan hidup di Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia yang tidak berujung pada upaya perbaikan lingkungan dan perbaikan kehidupan sosial kemasyarakatan. Teguh Ardi Srianto Ketua KJPL Indonesia mengatakan, konflik di Desa Lakardowo, berawal dari laporan warga ke Sekretariat KJPL Indonesia sekira…

Baca Lengkap

Relawan Dan Informan Perkuat Detektif Lingkungan

Relawan Dan Informan Perkuat Detektif Lingkungan KJPL Indonesia

Untuk terus meningkatkan partisipasi dan kepedulian masyarakat pada kondisi lingkungan di sekitarnya, Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan | KJPL INDONESIA kuatkan jaringan Relawan dan Informan Lingkungan. Pengembangan jaringan ini dilakukan, sesudah KJPL INDONESIA membentuk Jaringan Detektif Lingkungan yang diikuti lebih dari ratusan ‘Detektif Lingkungan’ yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darusalam, Filipina, Timor Leste, Kamboja, Laos, Vietnam, Thailand, Myanmar, Hongkong, Taiwan, Jepang dan Arab Saudi. Teguh Ardi Srianto Ketua KJPL INDONESIA mengatakan dengan adanya Relawan dan Informan Lingkungan, diharapkan peran strategis masyarakat dalam ikut berpartisipasi menjaga dan…

Baca Lengkap

KJPL Sorot Transparasi Amdal PPLI Lamongan

KJPL Sorot Transparasi Amdal PPLI Lamongan

Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan (KJPL) Indonesia desak Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) transparan soal perizinan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) PT. Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) perusahaan pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) yang akan membuka cabang di Brondong, Lamongan, Jawa Timur, Indonesia. Desakan KJPL dilakukan, sesudah mendengar kabar, kalau PT. PPLI Cileungsi, Bogor, dalam waktu dekat akan membuka cabang di Brondong Lamongan. Padahal hampir 2 tahun terakhir tidak terdengar ada perusahaan swasta yang dibiayai PMA asal Jepang mendirikan perusahaan pengelolaan limbah…

Baca Lengkap

KJPL Laporkan Gunawangsa Tidar Ke Pemangku Kebijakan

KJPL Laporkan Gunawangsa Tidar Ke Pemangku Kebijakan

Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan – KJPL Indonesia akan terus mengambil langkah dan sikap tegas pada manajemen Apartemen Gunawangsa Tidar, Surabaya, dengan lapor ke para pemangku kebijakan di Indonesia. Langkah itu diambil KJPL Indonesia, karena sampai sekarang pihak manajeman Gunawangsa Tidar dinilai lalai dalam memenuhi kewajiban yang disyaratkan Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup pada warga di sekitar lokasi pembangunan apartemen. Teguh Ardi Srianto Ketua KJPL Indonesia mengatakan, KJPL sudah berupaya memfasilitasi dan mendampingi warga terdampak untuk mendapatkan hak-hak mereka yang dilanggar manajemen Gunawangsa Tidar, tapi upaya itu dicueki dan tidak…

Baca Lengkap

KJPL Temukan Bukti Pelanggaran Apartemen Gunawangsa Tidar

KJPL Temukan Bukti Pelanggaran Apartemen Gunawangsa Tidar

Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan | KJPL Indonesia temukan banyak bukti-bukti pelanggaran Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Pemerintah Tentang Kesehatan Lingkungan yang dilakukan Manajemen Apartemen Gunawangsa Tidar atau Gunawangsa Group atau PT. Warna-Warni Investama. Temuan itu diungkap KJPL Indonesia, selama memantau pelaksanaan pembangunan Apartemen Gunawangsa Tidar, yang hanya berjarak sekitar 300 meter dari Sekretariat KJPL Indonesia di Jalan Asem Mulya 5 Nomor 33, Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo, Surabaya. Teguh Ardi Srianto Ketua Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan Indonesia mengatakan, sampai sekarang, sudah banyak data dan fakta dikumpulkan juga keterangan…

Baca Lengkap