Water.org Membawa Perubahan Lewat Jamban

Water.org Membawa Perubahan Lewat Jamban

Sesudah memiliki jamban, banyak dampak yang dirasakan warga di Bojonegoro. Diantaranya memiliki sarana sanitasi dan air yang layak, kesehatan keluarga semakin terjaga, kualitas hidup semakin meningkat dan skema anggaran sesuai dengan penggunaan pembiayaan sehingga angsuran lebih ringan. Musfarayani Program Manager Water.org Indonesia mengatakan, Water.org sudah melakukan kerjanya di beberapa negara selama 25 tahun, dan sudah empat setengah tahun ini memulai programnya di Indonesia. Beberapa pendekatan kemudian ditawarkan Water.org, diantaranya dengan memberikan peningkatan kapasitas kepada pengelola dan penyedia air dan sanitasi, mengenalkan skema alternatif pembiayaan keuangan mikro (microfinance) untuk air-sanitasi dan…

Baca Lengkap

Bojonegoro Masih Minim Jamban Sehat

Bojonegoro Masih Minim Jamban Sehat

Berdasar survey internal, Juli 2014, ada 32.077 anggota Koperasi Mitra Dhuafa (Komida) belum memiliki tolilet dan 30.268 memiliki toilet tanpa septitank. Artinya ada 62.345 anggota Komida yang belum memiliki jamban yang layak dan sehat dari 170.000 anggota Komida (36,6%). “Secara nasional Komida menargetkan 20 ribu anggota di tahun 2018 memiliki jamban,” ujar Sugeng Riyono Direktur Operasional Koperasi Mitra Dhuafa (Komida) kepada intiwarta.com, Sabtu (18/11/2017). Untuk mewujudkan itu, Komida menggandeng lembaga nirlaba asing Water.org dan petugas sanitarian lokal. Selain itu memasukkan pembiayaan sanitasi sebagai satu diantara indikator keberhasilan cabang dari sisi…

Baca Lengkap

Bupati Bojonegoro Akui Warganya Miskin Jamban

Bupati Bojonegoro Akui Warganya Miskin Jamban

Masih banyaknya warga Bojonegoro yang belum memiliki jamban, diakui langsung Suyoto Bupati Bojonegoro. Waktu dikonfirmasi tentang kondisi warganya yang belum memiliki jamban, Suyoto memastikan, kalau angka Open Defecation Free (ODF) atau Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Bojonegoro masih tinggi. “Ya memang masih banyak warga Bojonegoro yang biasa BABS, karena belum memiliki jamban. Selian itu karena faktor geografis dan budaya,” jelas Suyoto Bupati Bojonegoro dua periode, Sabtu (18/11/2017), seperti diwartakan intiwarta.com. Berdasar data dari Dinas Kesehatan Bojonegoro disebutkan, kalau 85 persen lebih kepala keluarga di Bojonegoro sudah memiliki jamban dan…

Baca Lengkap

Pemprov Jawa Timur Susun Action Plan Suaka Ikan

Untuk menindaklajuti program suaka ikan Kali Surabaya, Pemprov Jawa Timur akan menyusun Action Plan Pengelolaan Kawasan Kali Surabaya. Penyusunan Action Plan itu akan dikoordinasi dan difasilitasi Biro Administrasi Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur. Hadi Prasetyo Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Jawa Timur mengatakan, pembahasan penyusunan Action Plan itu, akan digelar dalam Rakor dan Workshop di Bidang Pengelolaan Suaka Ikan Kali Surabaya, yang akan digelar Senin-Selasa (29-30/06/2015), di Hotel Swiss Belinn Hotel, Surabaya. Menurut Hadi, dalam penyusunan Action Plan itu, Pemprov Jawa Timur akan melibatkan banyak pihak, diantaranya…

Baca Lengkap

Ikan Kali Surabaya Mati, Indikasi Kuat Kali Surabaya Mati

Warga Surabaya, pagi ini dikejutkan dengan matinya ikan-ikan di Kali Surabaya. Kematian ikan itu terjadi lagi, sesudah mulai 2007 – 2011 lalu, tidak pernah terjadi ikan mabuk atau mati massal (Jawa : Munggut). “Fakta riil yang terjadi di Kali Surabaya itu, merupakan indikasi kuat, kalau Kali Surabaya sudah overload,” kata Prigi Arisandi Direktur Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton). Menurut Prigi, ikan mati massal di Kali Surabaya itu, merupakan indikator alami atau biologis, kalau kondisi Kali Surabaya sudah mati dan rusak, sehingga mempengaruhi daya tahan dari tubuh ikan.…

Baca Lengkap

KJPL Beberkan Perusakan Mangrove Pesisir Surabaya

Untuk mengungkap perusakan mangrove di Pesisir Surabaya, KJPL Indonesia Senin ini (23/04/2012), akan paparkan di DPRD Surabaya. Pemaparan temuan dan hasil investigasi tim KJPL itu, akan dilakukan di Komisi C DPRD Surabaya dan akan diikuti beberapa pihak yang bertanggung jawab, dengan perusakan mangrove di pesisir Surabaya. “Kami akan memaparkan apa yang ada di Kawasan Pesisir Surabaya, termasuk kondisi mangrove yang banyak dirusak, diantaranya untuk reklamasi dan dermaga ilegal,” kata Teguh Ardi Srianto, Ketua KJPL Indonesia. Selama proses investigasi Maret lalu, KJPL Indonesia menemukan beberapa fakta yang mengejutkan, khususnya dengan kondisi…

Baca Lengkap

Pemerintah Harus Tetapkan Ketahanan Air

Surabaya | Pemerintah harus segera tetapkan Program Ketahanan Air, sebagai program nasional atasi ancaman krisis air. “Dengan adanya gerakan Program Ketahanan Air, diharapkan mulai sekarang, sudah diantisipasi terjadinya krisis air, di beberapa daerah di Indonesia,” kata Amien Widodo Ketua Pusat Studi Kebumian, Bencana dan Perubahan Iklim ITS. Menurut Amien, program itu, hampir sama dengan program ketahanan pangan yang sudah ditetapkan pemerintah, untuk mengatasi krisis pangan. Ditambahkan Amien, karena program itu bersifat nasional, maka harus ditetapkan secara nasional, dan harus diterapkan secara nasional, atas dasar ketetapan pemerintah. “Kalau langkah ini ditempuh,…

Baca Lengkap