KJPL Temukan Bukti Pelanggaran Apartemen Gunawangsa Tidar

KJPL Temukan Bukti Pelanggaran Apartemen Gunawangsa Tidar

Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan | KJPL Indonesia temukan banyak bukti-bukti pelanggaran Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Pemerintah Tentang Kesehatan Lingkungan yang dilakukan Manajemen Apartemen Gunawangsa Tidar atau Gunawangsa Group atau PT. Warna-Warni Investama. Temuan itu diungkap KJPL Indonesia, selama memantau pelaksanaan pembangunan Apartemen Gunawangsa Tidar, yang hanya berjarak sekitar 300 meter dari Sekretariat KJPL Indonesia di Jalan Asem Mulya 5 Nomor 33, Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo, Surabaya. Teguh Ardi Srianto Ketua Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan Indonesia mengatakan, sampai sekarang, sudah banyak data dan fakta dikumpulkan juga keterangan…

Baca Lengkap

Warga Asemrowo Terpapar Debu Apartemen Gunawangsa Tidar

Warga Asemrowo Terpapar Debu Apartemen Gunawangsa Tidar

Empat warga di RT 001 RW 003 Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, terpapar debu dari Apartemen Gunawangsa Tidar yang melakukan pembangunan tower di Jalan Tidar 350 Surabaya. Paparan debu itu mengakibatkan Kusnadi, 73 tahun, warga Asemrowo Baru, Surabaya mengalami gatal-gatal di kulitnya, diduga karena paparan partikel debu yang terus menerus masuk ke dalam rumahnya dari kegiatan pembangunan tower Apartemen Gunawangsa Tidar yang ada persis di seberang rumah tinggalnya. “Debu dari proyek apartemen itu, masuk ke ruang tidur saya tidak hanya siang, tapi malam juga masuk, apalagi kalau…

Baca Lengkap

Water.org Membawa Perubahan Lewat Jamban

Water.org Membawa Perubahan Lewat Jamban

Sesudah memiliki jamban, banyak dampak yang dirasakan warga di Bojonegoro. Diantaranya memiliki sarana sanitasi dan air yang layak, kesehatan keluarga semakin terjaga, kualitas hidup semakin meningkat dan skema anggaran sesuai dengan penggunaan pembiayaan sehingga angsuran lebih ringan. Musfarayani Program Manager Water.org Indonesia mengatakan, Water.org sudah melakukan kerjanya di beberapa negara selama 25 tahun, dan sudah empat setengah tahun ini memulai programnya di Indonesia. Beberapa pendekatan kemudian ditawarkan Water.org, diantaranya dengan memberikan peningkatan kapasitas kepada pengelola dan penyedia air dan sanitasi, mengenalkan skema alternatif pembiayaan keuangan mikro (microfinance) untuk air-sanitasi dan…

Baca Lengkap

Lembaga Keuangan Besar Tak Peduli Jamban

Lembaga Keuangan Besar Tak Peduli Jamban

Minimnya masyarakat Kabupaten Bojonegoro yang memiliki jamban, menggugah kepedulian Koperasi Mitra Dhuafa (Komida). Dari 12.000 perempuan miskin yang menjadi anggota di Kabupaten Bojonegoro, 500 anggota masih aktif untuk pembiayaan sanitasi sementara 300 anggota sudah lunas. “Tahun depan 2.500 anggota ditergetkan sudah memiliki jamban dan saluran air bersih,” kata Sugeng Riyono Direktur Operasional Koperasi Mitra Dhuafa (Komida), Sabtu (18/11/2017) seperti ditulis intiwarta.com. Untuk mewujudkan program itu, Komida selama ini menerapkan sistem perbankan atau pinjaman denga pola Grameen Bank. Sistem ini menitik beratkan pada beberapa hal, yaitu solidaritas, kerjasama kelompok, pengembangan sumber…

Baca Lengkap

Bojonegoro Masih Minim Jamban Sehat

Bojonegoro Masih Minim Jamban Sehat

Berdasar survey internal, Juli 2014, ada 32.077 anggota Koperasi Mitra Dhuafa (Komida) belum memiliki tolilet dan 30.268 memiliki toilet tanpa septitank. Artinya ada 62.345 anggota Komida yang belum memiliki jamban yang layak dan sehat dari 170.000 anggota Komida (36,6%). “Secara nasional Komida menargetkan 20 ribu anggota di tahun 2018 memiliki jamban,” ujar Sugeng Riyono Direktur Operasional Koperasi Mitra Dhuafa (Komida) kepada intiwarta.com, Sabtu (18/11/2017). Untuk mewujudkan itu, Komida menggandeng lembaga nirlaba asing Water.org dan petugas sanitarian lokal. Selain itu memasukkan pembiayaan sanitasi sebagai satu diantara indikator keberhasilan cabang dari sisi…

Baca Lengkap

Tim Lakardowo Kirim Surat Ke Menteri LHK

Tim Lakardowo Kirim Surat Ke Menteri LHK

Tim Pendamping dan Advokasi Kasus Pencemaran Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) yang diduga dilakukan PT. Putra Restu Ibu Abadi (PRIA), resmi berkirim surat ke Kementrian Lingkungan Hidup Kehutanan (LHK), Senin (14/03/2016). Surat tertanggal 12 Maret 2016 itu, berisi desakan pada Menteri LHK untuk mencabut izin dan penghentian kegiatan PT. PRIA karena terindikasi kuat merusak dan mencemari lingkungan juga warga di Desa Lakardowo, Jetis, Mojokerto. Dalam surat yang dikirimkan tim pendamping warga disebutkan, kalau PT. PRIA tidak melakukan pemanfaatan dan pengelolaan limbah B3 secara optimal sesuai aturan. “Kami juga mendapatkan data…

Baca Lengkap

Ibu-Ibu Lomba Orasi Peringati Hari Kartini

Ibu-Ibu Lomba Orasi Peringati Hari Kartini

Puluhan ibu mengikuti lomba orasi memperingati Hari Kartini 2011 di Atrium Sunshine, BG Junction, Jalan Bubutan, Surabaya, Kamis (14/04/2011). Salah satu peserta Sukidja mengaku sangat tertarik kegiatan ini. Dikatakannya, sebagai ibu-ibu zaman sekarang, sudah merupakan kewajibannya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan RA Kartini. “Menghormati pahlawan Ibu Kartini tidak hanya dilakukan satu cara saja. Bisa dengan berbagai macam kegiatan seperti orasi dan mengaplikasikannya ke masyarakat,” ujar warga Gundih tersebut. Para peserta diberi kesempatan selama tiga menit untuk berorasi di hadapan penonton dan pengunjung mal. Mereka berlomba dan berteriak bak orator handal…

Baca Lengkap