Gempa Aceh Runtuhkan Sejumlah Infrastruktur Dan Rumah Warga

Gempa Aceh Runtuhkan Sejumlah Infrastruktur Dan Rumah Warga

Bencana gempa di Aceh sejak Rabu, 11 April 2012 mengakibatkan sejumlah kerusakan bangunan, hingga kerugian materiil tidak sedikit.

Laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang diterima Bisnis, Jumat, 13 April 2012 menyebutkan kerugian materiil tersebut sebagai berikut:

Aceh Barat:

-1 jembatan terputus menghubungkan Kec. Jatmalaka ke Kec. Samatiga di Aceh Barat.
-1 unit asrama putri di Pesantren Arrazatun Nabawiyah, rusak.

Aceh Besar:

-1 rutan rusak temboknya roboh.
-1 unit rumah rusak ringan.
-1 kantor ringan.
-1 rumah ambruk di Desa Lamlepung.

Berdasarkan laporan Bupati Simeuleu, di Semuelue tidak ada kerusakan dan korban jiwa dan tidak ada lagi pengungsi, baik di Aceh, Sumut, Sumbar, Bengkulu, dan Lampung.

Pengungsi yang ada di 14 titik Kab. Aceh Besar berjumlah sekitar 1.000 orang sudah meninggalkan lokasi dan kembali kerumah mereka.

Untuk toko-toko yang berada dekat di pinggir pantai untuk sementara ditutup, sedangkan sebagian sekolah di Aceh Besar dan Aceh Utara diliburkan.

Sementara itu, Kabupaten Cianjur ikut terkena gempa berkekuatan 5 SR pada sekitar pukul 22.01 WIB, Kamis, 12 April 2012.

Pusat gempa tersebut ada di 7.99 Lintang Selatan dan 107.06 Bujur Timur atau 90 km arah Barat Daya Cianjur, Jawa Barat dengan kedalaman laut 10 km.

Namun, dampak gempa itu nihil, tapi dapat dirasakan oleh warga di Cianjur, Ciamis, Sukabumi, Banjar, dan Tasikmalaya.

Sampai saat ini, aktivitas warga normal dan tidak ada kepanikan, demikian juga kondisi cuaca saat dikonfirmasi cerah dan gempa dinilai tidak berpotensi tsunami. [Bisnis | KJPL]

Berita Lainnya

Leave a Comment